Tanggap, Tangguh, Terampil

Bagian ALT

Bagian Air, Listrik dan Telepon

Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian

Visi
Visi Bagian Instalasi Air, Listrik dan Telepon, Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB adalah menjadi Bagian yang peka, responsif serta solusif terhadap masalah dengan pendekatan praktis dan analistis dan berorientasi pada keberlangsungan dalam peningkatan pelayanan atas kecukupan daya listrik, air yang berkualitas, telelpon, dan kehandalan pelayanan transportasi dalam gedung (lift).

Misi
Untuk mencapai Visi, makamisi yang akan di emban oleh Bagian Instalasi Air, Listrik dan Telepon Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB yaitu melaksanakan kegiatan praktis dan analisis dalam penyelesaian pekerjaan, terkait pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan instalasi air, listrik dan telepon dengan mengoptimalkan sumberdaya yang tersedia, dan dapat mengfungksikan kembali isntalsi yang rusak, lemah menjadi berfungsi optimal khususnya dibidang jaringan Air, listrik dan telepon yang berkualitas serta proses yang efektif dan efesien.

Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai oleh Bagian Instalasi Air, listrik dan telepon Biro Umum Sarana dan Prasarana sebagai berikut :
1.Mewujudkan sistem informasi data kerusakan dan pemeliharaan jaringan instalasi air, listrik dan telepon di IPB yang ter-update.
2.Dapat menyelesaikan perbaikan kerusakan jaringan air, listrik dan telepon secara efektif dan efesien dengan pendekatan praktis dan analisis.
3.Berfungsinya jaringan instalasi air, listrik dan telepon secara optimal.

Sasaran dan strategi pencapaiannya
Sasaran Bagian Instalasi air, listrik dan telepon sebagi berikut :
1.Meningkatkan kualitas pelayanan atas kebutuhan air, listrik, telepon
2.Meningkatnya kualitas dan kuantitas kecukupkan air di lingkungan Kampus
3.Mengoptimalkan fungsi-fungsi jaringan air, listrik dan telepon.
4.Meningkatkan dan mengoptimalkan deteksi kerusakan jaringan, dan asesorisnya.

Adapun strategi yang dilakukan oleh Bagian Instalasi air, listrik dan telapon Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB untuk mencapai sasaran tersebut sebagai berikut :
1.Mengembangkan sistem infomasi data kerusakan dan skedule pemeliharaan jaringan dan asesorisnya yang meliputi, jaringan air, listrik dan telapon.
2.Melakukan mapping data kerusakan dan berkoordinasi dengan Unit kerja terkait yang dilakukan secara berkala.
3.Melakukan perbaikan sedini mungkin atas kerusakan ringan sebelum menjadi besar.
4.Aktif dan responsif dalam melakukan monitoring dan controling dalam deteksi kerusakan.
5.Meningkatkan usaha preventif dalam penanggulangan kerusakan dengan pemeliharaan yang berkala dan terjadwal.

Secara struktural Bagian Instalasi Air, Listrik dan telepon dalam menjalankan tugas dan fungsinya dibagi dalam dua gugus yaitu Gugus Air, dan Gugus Listrik, Telepon dan lift. Masing-masing Gugus dikoordinasi oleh Ketua Gugus yang berfungsi untuk mengkoordinasi pelaksaan pekerjaan teknis. Adapun Personil di Bagian Instalasi air, listrik, dan telepon dapat dilihat pada tabel 3 sebagai berikut :

Tabel 3: Sumberdaya Manusia Bagian Instalasi Air, Listrik dan Telepon

tabel-3.personil-alt.png

Gugus Air

Website Gugus Air

Gugus Listrik

1. Pengelolaan fasilitas pendukung pasokan energi listrik
Walupun suply energi listrik berasal dari PLN tetapi agar distribusi dan kehandalan penggunan di Kampus tetap terjaga, diperlukan operasional lapang. Untuk itulah Bagian ALT bertugas mengantisipasi adanya gangguan-gangguan terdahap suply listrik PLN serta melakukan rutinitas perbaikan kerusakan ringan yang terjadi di dalam Kampus.
2. Perawatan fasilitas pendukung pasokan daya listrik
Umur isntalasi listrik yang sudah rata-rata mencapai diatas 15 tahun, sering sekali terjadi adanya kerusakan alat/perangkat jaringan listrik. Kerusakan tersebut dapat berdampak luas terhadap suply listrik baik akademik, maupun non akademik. Pemeliharaan yang dilakukan oleh Bagian Instalasi ALT terhadap fasilitas pendukung pasokan daya listrik meliputi pemelihraaan Instalasi Listrik dalam gedung dan instalsi diluar gedung. Instalasi listrik didalam gedung meliputi pemeliharaan jaringan kabel distribusi, lampu ruangan, panel-panel listrik dan asesorisnya). Sedangkan pemeliharsan diluara gedung meliputi pemeliharaan jaringan listrik diluar yang meliputi lampu Penerangan jalan umum (PJU), lampu tanam, listrik pembangkit alat-alat produksi aair bersih, serta alat-alat pembangkit distribusi di gardu listrik yang meliputi, cubicle, trafo, genset dan asesoris lainnya.
3. Pelayanan penggunaan transportasi didalam gedung
Mobilitas civitas akademika dari level satu ke level lainnya (2,3,4,5 dan 6) khususnya di gedung Rektorat dan Fakultas Peternakan difasilitasi dengan menggunakan (elevator/ lift). Agar (elevator/ lift) tetap terjaga kehandalannya, maka dibagian ALT menugaskan tenaga untuk mengoperasionalkan lift tersebut. Disi lain menjaga adanya kejadian-kejadiann yang tidak dikehendaki seperti gangguan voltage turun yang dapat berdampak pada kehandalan lift.
4. Pengelolaan pembayaraan daya dan jasa
Penggunaan daya dan jasa meliputi langganan listrik, langganan air PDAM, langganan Gas dan Telepon. Langgangan daya listrik di IPB terdiri dari 29 ID pelanggaan yang tersebar di seluruh wilayah kerja IPB meliputi Kampus IPB Darmaga, Baranangsiang, Kampus Gunung Gede, Kampus Diploma, pusat-pusat, Biotrop, Pelabuhan Ratu, Jonggol dan Ancol. Untuk langganan air PDAM sebanyak 12 ID pelanggan kususnya wilayah yang masih menggunakan jasa PDAM meliputi Taman Kencana, Gunung Gede, Baranangsiang dan Ancol. Langganan Gas terdiri dari 7 pelanggan khususnya di Kampus Barangsiang, Gunung Gede. Dan langganan telepon terdiri dari 58 pelanggan menyebar di Kampus Barangansiang dan Kampus IPB Darmaga.
5. Pengelolaan air dan listrik usaha penunjang dilingkungan IPB
Untuk memeuhi kebeutuhan air dan pasokan listrik, usaha penunjang bekerja sama dengan IPB dalam penggunaan listrik dan air bersih. Adapun mekanismenya adalah usaha penunjang mengajukan usulan penyambungan jaringan listrik dan air ke IPB melalui Direktorat bisnis dan kemitraan, dan disampaikan ke Biro Umum Sarana dan Prasarana untuk dilalukan penyambungan. Kewajiban usaha penunjang adalah membayar biaya penggunaan listrik dan air ke IPB dengan dasar pembayaran adalah jumlah meter penggunaan dikalikan dengan beban biaya per KWh listrik dan Meter Cubic untuk penggunaan air berish dan dibayar setiap bulannya.

Gugus Telepon

Tanggap, Tangguh, Terampil