Tanggap, Tangguh, Terampil

SOP Devisi Penebangan, Pemangkasan dan Penanaman Bagian Kebersihan Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB


Tugas rutin tenaga House Keeping Bagian Penebangan, Pemangkasan dan Penanaman :

I. Pertama yang harus dikerjakan petugas Bagian Penebangan, Pemangkasan dan Penanaman :

a. Menyiapkan alat kerja dan perlengkapan lainya sebelum melaksanakan pekerjaan.
b. Menerima surat / disposisi pimpinan sebelum menebang atau memangkas pohon.
c. Survei lokasi kerja serta koordinasi dengan pihak terkait sesuai surat/ disposisi
d. Kordinasi dengan bagian Unit Keamanan Kampus (UKK), saat melakukan penebangan.
e. Melaksanakan penebangan, pemangkasan dan penanaman
f. Membersihkan lokasi setelah penebangan atau pemangkasan
g. Melaporkan hasil penebangan
h. Membersihkan dan merapihkan alat – alat penebangan kedalam gudang mesin yang sudah disediakan.
i. Melaksanakan tugas penebangan dan pemangkasan di tempat rawan, diluar hari / jam dinas sesuai intruksi pimpinan
j. Memperbaiki dan melaporkan kerusakan pada alat kerja (mesin)

jadwal-pemapasan-dan-penanaman.jpg

PERATURAN DAN TATA TERTIB
PETUGAS DAN PENGAWAS HOUSE KEEPING
Biro Umum Sarana dan PrasaranaIPB

I. ABSENSI

1. Absensi atau kehadiran adalah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tenaga HOUSE KEEPING
sebagai bukti bahwa yang bersangkutan telah bekerja dan berhak mendapatkan gaji dan insentif.
2. Absensi dilaksanakan setiap hari pada pagi hari jam 07.00 dan sore hari jam 15.00 WIB.
3. Dengan alasan ketertiban dan disiplin absensi diluar jam tersebut pengawas berhak menolak.

II. ALPHA / KETIDAKHADIRAN

1. Jika tenaga HOUSE KEEPING tidak hadir selama 3 (tiga) hari dalam 1 (satu) bulan tanpa keterangan maka Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB akan mengeluarkan Surat Peringatan ke 1
2. Jika tenaga HOUSE KEEPING berhalangan hadir karena sakit maka harus melampirkan surat keterangan sakit dari dokter atau Puskesmas.

III. TUGAS HOUSE KEEPING

1. Tugas HOUSE KEEPING adalah melaksakan tugas kebersihan di dalam dan luar gedung Andi Hakim Nasoetion sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan oleh Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB
2. Selama jam kerja petugas HOUSE KEEPING tidak diizinkan untuk menerima perintah/pekerjaan dari unit lain atau seseorang dengan alasan apapun selain dari Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB.
3. HOUSE KEEPING wajib untuk mentaati seluruh peraturan yang telah ditetapkan oleh Biro Umum Sarana dan Prasarana.
4. Selesai melaksanakan tugas rutin HOUSE KEEPING wajib merapikan serta merawat peralatan kerja setelah digunakan dan menyimpan alat pada tempat yang telah ditentukan.

IV. TUGAS PENGAWAS

1. Pengawas adalah PNS/ Non PNS yang bertugas merencanakan rencana kerja untuk lokasi/wilayah kerja HOUSE KEEPING pada rencana harian, mingguan atau bulanan.
2. Pengawas bertugas mengawasi dan menilai langsung hasil kerja HOUSE KEEPING setiap harinya kemudian di rekapitulasi setiap minggunya dan disetorkan kepada ketua gugus yang selanjutnya di serahkan kepada Kepala Bagian Kebersihan Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB untuk di evaluasi.
3. Pengawas berhak menegur dan memerintah HOUSE KEEPING mengulang pekerjaanya bila menemukan ketidak sesuaian pekerjaan.
4. Pengawas berhak memindahkan tugas HOUSE KEEPING demi tercapainya target pekerjaan yang telah direncanakan oleh pengawas.
5. Dalam mengerjakan tugas HOUSE KEEPING menerapkan dasar mental :

a. Ikhlas : dalam melaksanakan setiap pekerjaan
b. Jujur : jujur dalam bekerja dan absensi
c. Disiplin : dalam waktu bekerja
d. Tanggung jawab : dalam bekerja maupun hasil kerja.

Dan juga menerapkan pedoman kerja :

a. Resik : Bersih secara raba dan pandang
b. Ringkas : cara kerja yang tertib dan terarah (efektif)
c. Rapi : Kerapian untuk diri sendiri maupun hasil kerja
d. Rawat : Pemeliharaan peralatan dan ketelitian.
e. Rajin : melakukan pekerjaan secara kontinyu dan terus menerus.

Bogor, Maret 2015
Biro Umum Sarana dan Prasarana IPB
Kepala Bagian Kebersihan gedung, taman, lahan, jalan dan drainase
Agus Amperanoto. SH.
NIP. 196608151987031002

Tanggap, Tangguh, Terampil